Bab Ii Tinjauan Pustaka


Download Bab Ii Tinjauan Pustaka


Preview text

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Definisi Anime Menurut iMinds dalam bukunya yang berjudul “The Arts: Anime”, semua cerita dan gambar yang bergerak dalam bentuk kartun dapat disebut anime. Istilah anime sendiri mencakup ranah animasi yang luas. Definisi anime secara spesifik sebagai aliran atau gayatertentu sangat sulit dijelaskan karena gaya yang digunakan sangat beragam, memiliki sejarah yang dalam, dan terus berevolusi. Anime seringkali disebut sebagai karakter animasi yang berasal dari Jepang atau merupakan gaya Jepang.
Anime memiliki sejarah yang panjang dan bervariasi di Jepang, namun yang paling utama adalah animasi yang dipengaruhi oleh budaya barat di tahun 1980an. Sejak saat it anime berkembang dan semakin meraih popularitas dan diminati oleh masyarakat dunia. Sekarang ini anime secara kesuluruhan bahkan disebut sebagai karya seni yang sangat berpengaruh, bahkan menjadi bagian dari budaya, yang diproduksi dan dinikmati oleh seluruh kalangan dunia.
Yang menarik adalah di Jepang sendiri anime adalah panggilan untuk seluruh animasi yang diproduksi dari seluruh dunia, tanpa membedakan gaya gambarnya. Panggilan anime sendiri adalah sebutan yang digunakan oleh Inggris untuk menspesifikasi karya animasi yang diproduksi oleh Jepang, karena memiliki tampilan dan gaya yang berbeda.
4

Estetika anime sendiri dapat dengan mudah diidentifikasi, namun secara bersamaan sangat kaya dan berbeda. Tidak ada unsur umum yang membedakan citra anime. Sekarang ini karikatur kartun hingga gambar realis dapat dikatakan sebagai anime. Namun tetap ada beberapa hal yang menjadi ciri khasnya, yaitu “mata yang besar, rambut yang tergabung dalam jumlah yang besar, dan mulut yang tipis.”(iMinds, 2009) 2.2. Struktur Kepala Manusia dan Anime Menurut Les Pardew dalam bukunya yang berjudul “Character Emotion in 2D and 3D Animation”, untuk benar-benar memahami facial expression, kita harus lebih dahulu memahami struktur dari kepala manusia. Ada 2 struktur kepala yang penting untuk dipahami, yaitu, kerangka tengkorak yang membangun suatu karakter dan merupakan sumber penggerak dari seluruh facial movement.Yang kedua adalah bagian cranium pada tulang kepala sangat penting untuk facial expression karena bagian ini yang menentukan bentuk dari dahi dan alis. Selain memahami struktur dari tulang kepala, bagian lain yang harus dipahami adalah otot yang menyebabkan pergerakan pada facial expression. Kedua aspek tersebut adalah aspek utama yang harus dipahami dan dimengerti sehingga menghasilkan ekspresi yang memungkinkan.(Pardew, 2008)
5

Gambar 2.1. Contoh Proporsi Kepala Manusia (https://s-media-cache-
ec0.pinimg.com/736x/a0/7d/f8/a07df84bb50bfe922bfcffeea4fe7644.jpg) Pada kepala anime, style wajahtergantung dari siapa yang menggambarnya, tetapi orang-orang masih menyebutnya style anime ini karena memiliki kesamaan yaitu dagu yang runcing, hidung yang ramping dan kecil serta mata yang besar.
Gambar 2.2. Contoh Proporsi Kepala Anime (http://imgs.steps.dragoart.com/how-to-draw-anime-girl-faces-step-
1_1_000000126645_3.gif)
6

2.3. Facial Expression Menurut James A. Russell dan Jose Miguel Fernandez-Dols berdasarkan tradisi, logika, dan sains, melihat suatu wajah sama dengan pintu masuk untuk melihat ke dalam perasaan seseorang. Ketika kita melihat wajah dari seseorang, kita seringkali dapat melihat dan memahami apa yang bisa dilakukan dan tidak bisa dilakukannya.(Russell & Fernandez-Dols, 1997)
Sedangkan menurut Les Pardew dalam bukunya yang berjudul “Charater Emotion in 2D and 3D Animation”. Wajah adalah cerminan dari perasaan seseorang dan salah satu cara terbaik untuk mengetahui isi hati seseorang adalah dari melihat wajahnya. Jika diperhatikan secara seksama, setiap orang secara tidak sadar selalu mengekspresikan perasaanya lewat wajah, kita dapat mengetahui apakah seseorang itu sedih atau bahagia dari wajahnya. (Pardew, 2008)
Menurut Ami Chopine dalam bukunya yang berjudul “3D Art Essential”, mempelajari ekspresi dan menerapkannya dengan benar adalah sebuah batu sandungan baik bagi animasi 2D maupun 3D. Masalahnya adalah ekspresi yang dihasilkan mendekati tetapi tidak terlalu realistis, sehingga orang yang melihat tidak dapat mengaitkannya dengan ekspresi yang dikenalnya dan akhirnya tidak menggerakkan emosi dari orang yang melihatnya. (Chopine, 2011) Berdasarkan ketiga pemahaman tersebut, facial expression pada karakter 3D adalah menghasilkan bentuk ekspresi dari wajah karakter yang sesuai sekaligus mendapatkan emosi yang ingin ditampilkan, karena point utama yang sangat
7

dibutuhkan dari facial expression adalah emosi yang dapat ditangkap oleh penonton ketika melihat ekspresi dari wajah karakter.
2.4. Universal Expression Menurut Amelie Oksenberg Rorty pada bukunya yang berjudul ”Explaining Emotions”, setelah berbagai bukti dan penelitian yang dilakukannya, ekspresi manusia dapat membuat lebih dari 10.000 macam ekspresi, namun ekspresi yang dihasilkan dapat diklasifikasikan sebagai emosi senang, terkejut, takut, marah, jijik, dan sedih. Terdapat juga beberapa ekspresi lain yang mungkin dapat dikategorikann ekspresi universal, tetapi tidak banyak. Hal yang mempengaruhi ekspresi ini adalah struktur budaya dan tradisi yang dianut oleh sekelompok masyarakat tertentu. Variasi ekspresi dari struktur budaya yang disebutkan adalah pada morphology dari facial expression, bukan dari timing perubahan ekspresinya.(Rorty, 1980)
Menurut pendapat dari Tim Dalgeish dan Mick J.Power pada bukunya yang berjudul “Handbook of Cognition and Emotion”, bahwa kesamaan dalam facial expression adalah koneksi antara beberapa perubahan bentuk pada wajah dan emosi yang lebih spesifik. Tetapi emosi perasaan seseorang tidak selalu terjadi ketika ekspresi wajahnya berubah, karena kita dapat memalsukan ekspresi yang ada pada wajah kita, namun ekspresi yang dihasilkan ini akan terlihat perbedaannya dengan ekpresi yang spontan. Koneksi antara ekspresi dan emosi tidak spesifik selalu memiliki koneksi satu sama lain, mungkin juga hal ini adalah pesan yang ditangkap oleh orang lain ketika melihat wajah seseorang dan hal itu memiliki kesamaan. (Dalgleish & Power, 1999)
8

Berdasarkan pendapat di atas, universal expression adalah kesamaan koneksi yang terjadi antara emosi dan wajah dari seseorang yang dapat dikelompokkan menjadi 6 macam ekspresi utama, yaitu senang, terkejut, takut, marah, jijik, dan sedih. 2.5. Anime Expression Menurut Ginko Manga Team dalam bukunya yang berjudul Mudah & Cepat Belajar Menggambar Manga. Tujuan dari ekspresi adalah menampilkan emosi yang dirasakan oleh karakter. Hal yang berperan penting untuk ekspresi anime adalah alis, mata, mulut, dan efek ekspresi. (Team, 2009)
Gambar 2.3. Contoh Ekpresi Anime (http://t0.gstatic.com/images) 9

Berikut ini adalah contoh beberapa ekspresi yang digunakan pada karakter anime: 2.5.1. Kaget Alis datar dan ada sedikit kerutan di depannya. Bola Mata membesar, pupil mata mengecil dan terdapat garis hitam si sekeliling bola mata.
Gambar 2.4. Contoh Ekspresi Kaget Pada Karakter Panduan Ekspresi
(Southgate & Sparrow, 2012)
Gambar 2.5. Contoh Ekspresi Kaget Pada Karakter Azu
(http://animegerad.com/community/uploads/1206222521/med_gallery_1_14_85095.gif)
10

Gambar 2.6. Contoh Ekspresi Kaget Pada Karakter Yui
(http://25.media.tumblr.com/c1f31d17991d5cdba706639a3387ee98/tumblr_mn0zbz1tmz1qixfalo1 _400.jpg)
2.5.2. Pusing Pada Ekspresi ini kedua alis terlihat turun ke bawah dan mata berubah menjadi lingkaran yang terus berputar
Gambar 2.7. Contoh Ekspresi Pusing Pada Anime “Khensin”
(http://images5.fanpop.com/image/answers/2267000/2267288_1324571714726.63res_500_375.jp g)
Gambar 2.8. Contoh Ekspresi Pusing Pada Anime (http://newanimethursday.files.wordpress.com/2011/11/screen-shot-2011-11-26-at-8-22-10-
pm.png)
11

2.5.3. Bahagia Pada ekspresi ini mata dan alis terlihat lebih turun. Mulut tersenyum lebar dan terdapat warna merah muda bergaris-garis pada pipi
Gambar 2.9. Contoh Ekspresi Bahagia Pada Karakter Panduan Ekspresi
(Southgate & Sparrow, 2012)
Gambar 2.10. Contoh Ekspresi Bahagia Pada Karakter Anime
(http://3.bp.blogspot.com/cJDQDws0puc/UaNo_bklg6I/AAAAAAAAO34/sqGhyfz3UIU/s1600/anime+girl+young+giving+
victory+sign.jpg)
12

2.5.4. Antusias Pada ekspresi ini alis terlihat turun dan bola mata berubah menjadi bintang yang berkedap kedip
Gambar 2.11. Contoh Ekspresi Antusias Pada Anime
(http://www.solution-lens.com/sites/solution-lens.com/files/imagecache/product_full/vassen-caraviolet-anime-eyes-miyuki-takara-lucky_star.jpg)
Gambar 2.12. Contoh Ekspresi Antusias Pada Anime
(http://i46.tinypic.com/2d11nah.gif)
Gambar 2.13. Contoh Ekspresi Antusias Pada Anime
(http://images6.fanpop.com/image/answers/3029000/3029587_1349247803011.69res_500_282.jp g)
13

Preparing to load PDF file. please wait...

0 of 0
100%
Bab Ii Tinjauan Pustaka